;

Sunday, September 30, 2012

Tujuan Pekerjaan Swabbing dan Peralatan Swabbing Job

Sunday, September 30, 2012

Pada kesempatan ini saya akan membahas mengenai Tujuan Pekerjaan Swabbing dan Pengenalan Peralatan Swabbing job. Untuk lebih jelasnya silahkan anda membaca postingan dibawah ini :


Informasi Umum

Pekerjaan swabbing ialah suatu pekerjaan untuk menimba/mengeluarkan fluida dari dalam sumur melalui suatu rangkaian (string) khusus, seperti tubing, drill pipe, dll. Kemudian fluida yang keluar ditampung dalam bak/tangki penampung untuk dilakukan proses berikutnya. Alat-alat yang dipergunakan untuk pekerjaan swabbing ini disebut dengan Swab Tools.

A. Tujuan Melakukan Pekerjaan Swabbing

Pekerjaan Swabbing Dilakukan Dilapangan Umumnya Bertujuan Untuk :
  1. Melakukan Uji Produksi (Production Test). Didalam pekerjaan uji produksi ini diharapkan akan diperoleh data-data yang menyangkut dengan produksi sumur tersebut seperti Productivity Index (PI), Water Cut (WC), dll. Semua data yang diperoleh akan digunakan untuk menentukan ukuran dari pompa yang akan dimasukkan kedalam sumur.
  2. Melakukan Swab Dry Test. Pekerjaan ini untuk menguji apakah adanya kemungkinan terjadinya kebocoran pada pipa selubung atau casing, packer, dll.
  3. Mengambil Kembali Spent Acid. Pekerjaan ini bertujuan untuk mengeluarkan kembali asam (acid) dari dalam sumur setelah pekerjaan pengasaman (acidizing) dilakukan agar supaya tidak terjadi kerusakan pada pipa selubung/casing dan peralatan lainnya dikarenakan oleh asam tadi.
  4. Mengurangi Hydrostatic Pressure Sumur. Pekerjaan ini bertujuan untuk mengeluarkan sejumlah fluida dari dalam sumur agar tekanan diam cairan (hydrostatic pressure) yang ada dalam sumur ikut berkurang. Biasanya pekerjaan ini dilakukan sebelum pekerjaan perforating dilaksanakan untuk menghindari agar tidak terjadi penekanan pada lapisan/formasi tertentu sehingga fluida formasi tersebut tetap bisa mengalir kedalam sumur. Adakalanya juga untuk memancing agar sumur tersebut bisa mengelaurkan fluida sendiri (flowing).
  5. Mengambil Contoh/Sample Dari Fluida. Pekerjaan ini hanya bertujuan untuk mengeluarkan beberapa liter saja dari fluida sumur yang akan digunakan sebagai contoh/sample dari sumur tersebut.
B. Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan

1. Sebelum Melakukan Pekerjaan Swabbing
  • Pastikan melalui program kerja tujuan dari pekerjaan swabbing yang akan dilakukan agar bisa mempersiapkan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan.
  • Pastikan casing sudah di scrap jika pekerjaan swabbing ini menggunakan packer.
  • Pengukuran tubing saat memasukkan packer dilakukan secara benar dan penguncian sambungannya sesuai dengan torsi yang diminta.
  • Dudukkan packer sesuai compression dan tension yang dianjurkan.
  • Periksa swab tools yang akan dipakai dan pastikan kondisinya masih bagus dan sambungannya terkunci baik, bola-bolanya ada dan swab cup nya bagus.
  • Pastikan dimana titik nol untuk memulai pengukuran kedalaman swabbing.
  • Pasang/sisipkan bendera (flag) yang terbuat dari nilon pada sand line yang terletak pada 2 tempat. Tanda pertama dipasang diatas sand drum sewaktu swab tool berada didalam lubricator, sedangkan tanda kedua juga dipasang diatas sand drum saat tanda (flag) pertama tadi berada diatas lubricator.
2. Sewaktu Melakukan Pekerjaan Swabbing
  • Pastikan dimana kira-kira kedalaman Static Fluid Level (SFL) berada, ini bisa diketahu dari sumur sekitarnya.
  • Turunkan alat swab dengan kecepatan sedang (moderate speed) antara 300 ~ 400 feet per menit terutama menjelang fluid level.
  • Hindari mengangkat fluida berlebihan agar sand line tidak putus dan dianjurkan sekitar 10% dari breaking strength sand line (sand line baru 22600 lbs, load yang diizinkan = 10% x 22600 lbs = ± 2200 lbs atau setara dengan ± 7 bbls fluida (water).
  • Cabut/angkat swab assembly dengan kecepatan sedang dan tetap antara 200 ~ 300 feet per menit sambil memperhatikan aliran yang keluar.
  • Perhatikan susunan sand line pada sand drum selama melakukan pekerjaan swabbing, susunannya harus selalu rapi tanpa menumpuk pada salah satu sisi dari sand drum.
  • Hindari menghentikan swab tool didalam tubing/rangkaian, tetapi harus didalam lubricator dan usahakan agar swab cup nya melewati tee dari swab head agar jika ada kotoran/pasir yang terbawa kepermukaan akan bebas/lepas dari swab cup nya.
3. Aspek-Aspek Keselamatan Dalam Melakukan Pekerjaan Swabbing
  • Gunakan swab head yang sesuai dengan kondisi sumur.
  • Pastikan kembali sambungan swab tools setiap beberapa kali run alat swab (4x) agar menghindari terlepasnya swab tool saat digunakan.
  • Pastikan bendera (flag) selalu ada/terpasang sebagai pedoman bagi operator untuk mengetahui alat swab sudah sampai dipermukaan dan juga agar tidak terjadi putusnya sand line karena kelewat angkat.
  • Gunakan alat yang cocok (9/16” wire clip with handle) untuk memasang plastic/nylon flag pada sand line agar sand line tidak rusak yang akan membahayakan juga pada crew rig itu sendiri.
  • Turunkan sand line dengan kecepatan sedang (300 ~ 400 ft/menit) dan/atau lebih lambat lagi saat crew sedang mengukur kedalaman swab tool dengan menggunakan alat ukur dephtometer.
  • Gunakan selalu oil saver dan pastikan kondisinya dalam keadaan bagus untuk menghindari bahaya kebakaran.
  • Pastikan anggota crew tidak berada disekitar well head selama sand line dalam keadaan bergerak.
  • Pastikan sumur yang sedang dikerjakan direkomendasikan oleh RMT/PE untuk melakukan pekerjaan swabbing dimalam hari jika ini harus dilakukan.
  • Pastikan penerangan mencukupi jika pekerjaan swabbing ini dilakukan pada malam hari, jika perlu mintakan tambahan lampu sorot sesuai kebutuhan termasuk kipas angin besar/blower.
  • Tempatkan semua peralatan pendukung, seperti storage tank, sludge pump, dan lainnya minimum 90 feet dari kepala sumur dan mengacu pada layout peralatan pekrerjaan swabbing yang ada dalam SOP.
  • Mintakan bantuan salah seorang anggota crew untuk ikut memperhatikan tanda/bendera saat swab tool sedang dicabut oleh Operator agar swab tool tidak melewati lubricator sehingga putusnya sand line bisa dihindari.
  • Gunakan alat pelindung diri (APD) yang dianjurkan, seperti goggles, masker, sarung tangan, mantel, dll jika melakukan swabbing untuk asam (acid) atau bahan kimia lainnya yang telah dimasukkan kedalam sumur.
C. Peralatan Untuk Pekerjaan Swabbing

Alat-Alat Swab (Swab Tools) Terdiri Dari :


  1. Guide shoe
  2. Thimble
  3. Swab Cup dan Ring
  4. Manorate & Sleeve
  5. Mandrel
  6. Tubular Jar + Sinker Bar
  7. Rope Socket + Swivel
  8. Swab Head atau X-Mas Tree
  9. Oil Saver/Lubricator
  10. Alat-Alat Lain (centrifuge, can, dll)
Cara Kerja Swab Tools Assembly :

Sewaktu swab tools assembly diturunkan dan memasuki fluida, maka fluida tersebut akan masuk melalui guide shoe dan mendorong bola-bola (ball valve) yang ada dalam mandrel kemudian keluar melalui ports/lobang-lobang yang ada pada tubular jar dan mengisi tubing. Ketika swab assembly diangkat/dicabut, ball valve akan duduk pada ball seat nya sehingga fluida yang ada dalam tubing tadi terbawa kepermukaan karena ditahan oleh swab cup (karet swab) yang dipasang pada bagian paling ujung/bawah dari swab assembly.

Rope Socket


Alat ini dipasang langsung pada ujung sand line dan dihubungkan dengan sinker bar melalui alat khusus: Swivel (anti pelintir)

Sinker Bar dan Tubular Jar


Sinker Bar adalah sebagai alt pemberat agar swab tool bisa turun didalam fluida
Alat Tubular Jar ini akan digunakan untuk memukul turun swab tool jika terjadi stuck (lengket) agar swab tool bisa lepas

Wire Line Oil Saver & Pump



Jenis Swab Cup

Hydraulic Oil Saver Parts
Swabbing Head (X-Mas Tree)


Swab Tool Assembly


Depthometer


Alat ini disisipkan pada sand line untuk mengukur kedalaman swab tool yang diinginkan (dibaca dari counter nya).

Susunan Peralatan Rig & Tangki Swab Di Lokasi


Sampai disini penjelasan mengenai Tujuan Pekerjaan Swabbing dan Peralatan Swabbing Job. Mudah-mudahan pada kesempatan yang lain saya akan bahas mengenai Prosedur Melaksanakan pekerjaan Swabbing

Semoga bermanfaat....
33SQ76AWDB5B


Anda Telah Membaca artikel Tujuan Pekerjaan Swabbing dan Peralatan Swabbing Job, Baca Juga Artikel Berikut

Kang Astrajingga - Sunday, September 30, 2012

1 comment

Anonymous
4:33 PM delete

infonya mantap bro, sangat membantu pekerjaan saya sebagai wo supervisor, keep posting ilmu-ilmu perminyakan yg lain gan. semoga mendapat balasan pahala karena sudah berbagi ilmu. terimakasih banyak gan.

TULISAN PESAN KOMENTAR ANDA DISINI